FPK Kota Batu Terpikat Keberagaman di SPI

IMG 20220921 WA0008
Pembelajaran di SPI Kota Batu. (asi)

Kota Batu – Dukungan terhadap keberlangsungan sekolah Selamat Pagi Indonesia (SPI) terus bermunculan. Setelah Komisi E DPRD, kali ini Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) juga mengutarakan hal yang sama.

Paling menarik yaitu konsep pendidikan yang ada di SPI pasalnya para murid berasal dari berbagai daerah, agama, suku, dan sebagainya. Terlebih di SPI tidak ada biaya, alias gratis.

Bacaan Lainnya

Ketua FPK Kota Batu, Triwahyuni Widiestuti mengaku sangat mengapresiasi keberadaan SMA SPI. Menurutnya SPI adalah wadah yang luar biasa.

“Kami selaku organisasi penyelaras keberagaman adat dan budaya sangat mengapresiasi keberadaannya. SPI merupakan aset bagi Kota Batu,” ujarnya, Kamis (22/9/2022).

Sebab di sana banyak siswa-siswi yang sangat membutuhkan pendidikan dari SPI, apalagi mereka dilatar belakangi keluarga kurang mampu dan yatim piatu yang benar-benar perlu ditolong.

“Kami cukup salut, salah satunya saat SPI menerima siswa-siswi. Sekolah tidak memandang suku atau agama apapun, budaya pendidikan seperti itu mencerminkan kearifan primordial nusantara,” urainya.

Sebelumnya, Wakil Ketua Komisi E DPRD Provinsi Jawa Timur, Hikmah Bafaqih mengungkapkan bila keberadaan SPI harus terus dipertahankan demi keberlangsungan pendidikan di Indonesia.

Politisi PKB itu berpesan agar masyarakat tidak memukul rata kasus kekerasan seksual yang menimpa pendiri SPI yakni Julianto Eka Putra. (asi)

Pos terkait