Tahun Ini Hanya Dua Desa yang Dapat Jatah PTSL

Screenshot 2022 0107 210446 01
Saat penyerahan sertifikat PTSL secara simbolis beberapa waktu lalu. (Ilustrasi)

BATU HITS, BATUKota Batu kembali mendapat jatah Program Strategis Nasional Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di tahun 2022.

Namun dibandingkan dengan jatah tahun 2021, kuotanya menurun drastis dari 13.500 sekarang hanya 3.000 saja.

Bacaan Lainnya

“Ya benar ada penurunan jatah PTSL, tahun ini ada 3.000 kuotanya. Itu pun hanya ada di 2 desa yaitu Sumberejo dan Sidomulyo yang berada di Kecamatan Batu,” jelas Kepala BPN Kota Batu, R Haris Suharto, Jumat (7/1/2022).

Sekarang tim penyuluh masih menyusun jadwal pelaksanaannya di tahun ini. Secara rinci jatah PTSL Desa Sumberejo mendapatkan 1000 bidang dan Desa Sidomulyo 2000 bidang.

“Harapan kami program ini bisa dimaksimalkan oleh masyarakat sehingga bisa meringankan beban mereka dalam kepengurusan sertifikat,” tegasnya.

Perlu diketahui dalam PTSL desa membentuk kelompok masyarakat (Pokmas) untuk melakukan pendataan pemohon.

Lalu desa membantu pemohon melengkapi format yang dianjurkan oleh BPN seperti leter C, riwayat tanah, dan sebagainya.

Kemudian, mekanismenya pemohon bisa melengkapi fotokopi KTP, fotokopi KK, fotokopi letter C sendiri sesuai KTP, fotokopi SPPT-PBB terbaru, surat pernyataan penguasaan fisik diketahui dua orang saksi, sketsa tanah, nama dan tanda tangan batas tanah, serta mencantumkan letak tanah.

Setelah lengkap pemohon bisa menyerahkan kepada panitia atau Pokmas yang dibentuk setiap RW. Untuk biaya kurang lebih Rp 150 ribu. (asi/j)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.