Ini Alasan BLBI Sita Aset PT Wastra Indah

IMG 20211223 WA0037 01 compress81
Penyitaan aset PT Wastra Indah oleh BLBI disaksikan langsung oleh Forkopimda Kota Batu. (Ft : asi)

BATU HITS, BATU – Satgas Penangganan Hak Tagih Negara Dana Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) diketahui melakukan penyitaan aset PT Wastra Indah milik Texmaco Grup, Kamis (23/12/2021).

Alasannya perusahaan tekstil raksasa milik pengusaha Indonesia berdarah India, Marimutu Sinivasan itu dikatakan menunggak hutang hingga Rp 26 triliun kepada bank plat merah dan juga swasta.

Bacaan Lainnya

Utang piutang ini sudah berlarut-larut sejak krisis moneter pada zaman orde baru. Saking pailitnya, Grup Texmaco yang dirintis sejak 1979 ini sempat diambil alih alih Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN), sekarang bernama PT Perusahaan Pengelolaan Aset (PPA).

Dari data PPA total kewajiban utang Grup Texmaco baik pokok dan bunga mencapai Rp29,04 triliun per 30 April 2002. Fakta ini membuat Texmaco masuk dalam daftar ‘Top 21 Obligor’ BPPN.

Hingga saat ini, Grup Texmaco tidak bisa memenuhi kewajiban piutang yang ditetapkan. Penyitaan terkait piutang negara tersebut tak hanya berlangsung di Kota Batu. Tapi juga di Sukabumi, Padang, Subang dan lain-lain.

“Makanya dari berbagai pertimbangan kepentingan keuangan dan kekayaan negara, penyitaan barang jaminan dan atau harta kekayaan lain dirasa sangat diperlukan,” Kepala Kanwil DJKN Jawa Timur, Agus Priyo Waluyo didampingi juru sita KPKNL.

Adapun total aset yang disita di Kota Batu dengan Surat Hak Milik (SHM) atas nama Marimutu Sinivasan seluas 17,332 m². Sedangkan untuk Surat Hak Guna Bangunan (SHGB) di Kota Batu yang disita seluas 55,376 m². (asi/j)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.