Ingin Menggoyang Lidah, Datangi Batu Street Food dan Culinary Festival

IMG 20211203 WA0017 compress18

BATU HITS, BATU – Ingin lidah anda digoyang untuk merasakan makanan rasa bintang lima harga kaki lima, hadiri Batu Street Food dan Culinary Festival yang dimulai pada 7-8 Desember 2021.

Acara yang bakal dihelat di halaman parkir Balai Kota Among Tani tersebut bakal semakin meriah, pasalnya Dinas Pariwisata (Disparta) Kota Batu bakal mendatangkan guest star yaitu Chef Olivia Tommy peserta Master Chef Indonesia sesion 8.

Bacaan Lainnya

Nanti pengunjung cukup merogoh kocek Rp 5 – 25 ribu dan bisa memilih aneka makanan maupun minuman. Khususnya Tempo Doeloe, sesuai tema yang diselenggarakan.

Kepala Disparta Kota Batu, Arief As Siddiq mengatakan bila kegiatan ini merupakan pelaksanaan ke empat atau menjadi agenda rutin tahunan yang sudah terjadwal di kalender pariwisata Kota Batu, Jawa Timur, dan Kementerian Pariwisata Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI.

“Ini adalah acara rutin untuk mempromosikan wisata di Kota Batu melalui sektor kuliner, tapi sempat terhenti pada tahun 2020 akibat pandemi. Makanya nanti dalam pelaksanaannya akan digelar dengan penerapan protokol kesehatan ketat,” jelasnya, Minggu (5/12/2021).

Dalam kegiatan ini Disparta menggandeng Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Batu. Jadi nanti 30 tenant yang ada akan diisi oleh pengelola hotel, cafe, dan restoran yang tergabung dalam PHRI.

“Jadi bisa dipastikan rasa kulinernya yang disediakan sangat lezat dan harga relatif murah. Harapan kami sektor kuliner mampu mengangkat dan membangkitkan kembali pariwisata di Kota Batu. Event menarik tentu mampu menyedot animo masyarakat atau wisatawan untuk datang ke Kota Batu,” imbuhnya.

Tidak hanya itu saja, pengunjung juga bisa membuat vlog saat mendatangi acara, karena panitia juga menggelar lomba vlog dengan hadiah jutaan rupiah.

“Selain kuliner pengunjung juga bisa menyaksikan cooking competition, live DJ performance, juggling and mixology performance, acoustic/band, zumba dance, dan live fruit carving. Jadi rugi sekali bila tidak datang ke Kota Batu,” tutupnya. (asi/j)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.